UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN KALBA (Albizia falcataria) DENGAN METODE DPPH(1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil) DAN IDENTIFIKASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDERNYA Undri Rastuti* dan Purwati

PDF
Full Text
Undri Rastuti, Purwati Purwati

Abstract


Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antioksidan ekstrak daun kalba pada pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol serta mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekundernya. Hasil maserasi diperoleh ekstrak n-heksana (E1), etil asetat (E2) dan metanol (E3) daun kalba berbentuk pasta dengan rendemen masing-masing ekstrak adalah 2,49, 5,08 dan 5,32% (b/b). Uji aktivitas antioksidan E1, E2, E3 memiliki nilai ES50 masing-masing sebesar 1338,758, 473,756 dan 264,519 ppm. Ekstrak metanol daun kalba memilki aktivitas antioksidan paling tinggi. Uji senyawa metabolit sekunder pada ekstrak metanol daun kalba menunjukkan senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid, flavonoid dan fenolat. Hasil analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan adanya gugus kromofor C=C dan hasil analisis menggunakan spektrofotometer IR menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun kalba memiliki gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=C alkena dan C=C aromatic.

Keywords


maserasi, antioksidan, DPPH.



DOI: http://dx.doi.org/10.20884/1.jm.2012.7.1.104

Metric logoArticle Metrics


This article has been viewed: 3802 (times)
PDF file viewed / downloaded: 4504 (times)

Refbacks



Copyright (c) 2016 Molekul

Logo Unsoed

Molekul

Jurnal Ilmiah Kimia
Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences,
Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.